Ketika Jadi Bupati Dengan Program 25, Kini Gubernur Palembang

Ketika Jadi Bupati Dengan Program 25, Kini Gubernur Palembang

PALEMBANG I Suara Wongkito. Gubenur Palembang, Herman Deru pernah mendapat julukan Bupati 25. Pemberian julukan tersebut bukan tanpa alasan karena terkait dengan kebiasaan Herman Deru yang unik menurut takaran cara kerja Bupati pada umumnya dan sangat berbeda.

Dengan bekerja 2 hari di kantor dan 5 hari selebihnya ia gunakan turun ke lapangan, mengunjungi desa-desa, berdialog dengan warga, menyerap berbagai aspirasi dan masalah yang dihadapi warga.

Yang uniknya Herman Deru lebih suka tinggal di rumah peninggalan almarhum ayahnya, H. Hamzah, di Belitang, ketimbang di rumah dinasnya di Martapura. Di Belitang, warga tak sungkan datang dan pergi menyampaikan bermacam-macam masalah.

Selain itu, ia pernah mengeluarkan kebijakan mengenai pemakaian bahasa daerah yaitu Bahasa Komering dan Bahasa Jawa termasuk bahasa ibu lainnya di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur.

Masyarakat OKU Timur diwajibkan menggunakan bahasa daerah Komering pada tanggal 5 setiap bulannya, sedangkan tanggal 15 dijadwalkan menggunakan bahasa Jawa, dan setiap tanggal 25 menggunakan bahasa Ibu atau bahasa daerah masing-masing.

Terkait hal ini, pemerintah daerah sudah menerbitkan buku saku atau kamus bahasa daerah Komering, Bahasa Jawa dan berikut artinya dalam Bahasa Indonesia.

Atas berbagai prestasi yang ditorehkan pada periode pertama (2005-2010) ketika menjadi Bupati dengan program 25 berhasil diterapakan hingga terpilih menjad Gubernur Palembang pada tahun 2018 hingga sekarang.

(M. SOBIRIN)

Team Wongkito

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top